A. Mekanisme Seleksi Jalur Prestasi Kejuaraan
Proses seleksi untuk prestasi berbasis perlombaan dilakukan melalui tahapan berikut:
- 1. Validasi Data:
Verifikasi menyeluruh terhadap dokumen dan informasi yang telah diunggah oleh calon murid saat pendaftaran. - 2. Skoring Non-Berjenjang:
Untuk prestasi satu tingkat wilayah (hanya Kab/Kota, Provinsi, atau Nasional), skor dihitung berdasarkan peringkat juara pada bidang dan wilayah penyelenggaraan tersebut. - 3. Skoring Berjenjang:
Jika kejuaraan memiliki tingkatan berkelanjutan (misal: dari kota hingga internasional), nilai akhir merupakan akumulasi prestasi dari setiap level wilayah yang diraih.
Privilese Jalur Juara: Peraih Juara 1, 2, atau 3 tingkat Internasional/Asia, serta Juara 1 Nasional (berjenjang) dapat langsung diterima. Di luar kategori tersebut, seleksi menggunakan standar penskoran prestasi sekolah.
A1. Ketentuan Seleksi Jalur Prestasi SMA
Prestasi Kejuaraan
Pemeringkatan berdasarkan skor akhir kejuaraan (akademik/non-akademik) dari nilai tertinggi hingga batas kuota sekolah.
Prestasi Nilai Rapor
Menggunakan pembobotan seimbang antara rata-rata rapor semester 1-5 (50%) dan Tes Kompetensi Akademik (50%).
Tie-breaker: Jika terdapat skor yang sama pada batas kuota, prioritas diberikan kepada calon murid dengan jarak domisili terdekat ke sekolah.
A2. Ketentuan Seleksi Jalur Prestasi SMK
| Kategori Jalur | Metode Seleksi |
|---|---|
| Persiapan Kelas Industri | Pembobotan nilai 5 mata pelajaran inti (IPA, IPS, B. Indo, MTK, B. Inggris) sesuai kebutuhan program keahlian. |
| Kejuaraan | Pemeringkatan skor kejuaraan akademik maupun non-akademik dari yang tertinggi. |
| Rapor Umum | Pemeringkatan murni berdasarkan jumlah rata-rata nilai rapor semester 1 sampai 5. |
Tie-breaker: Jika terdapat skor yang sama pada batas kuota, prioritas diberikan kepada calon murid dengan usia yang lebih tua.
